Setelah Surat Al-Fateha Surat pendek yang dihafal Ayi adalah Surat An-Naas, kemarin Ayi menunjukan hafalannya didepan Bu Guru di Sekolahnya.
Diperjalanan menuju sekolah sempat saya tes hafalan Surat An-Naas, suaranya memelan ragu lalu saya hentikan ditengah dia mengucapkan Surat An-Naas "Kok Suaramu tambah pelan?" Ucapannya seketika berhenti dan mengulangi lagi dari awal dengan suara lebih meyakinkan.
Saya tidak mau Ayi terlihat ragu menyampaikan sesuatu termasuk hafalan kali ini, sebab saya tahu dia sudah hafal.
Malamnya saya tidak tanya bagaimana guru mengetes hafalannya, saya tanya tentang apa arti dari Surat An-Naas tersebut, "Ayi tahu apa artinya Surat An-Naas?"
Dia bergunam "mmmm..." entah berpikir entah mengingat-ingat "ga ngerti" lanjutnya.
'Ngono ae mikire suwe' batinku tak sempat keluar lewat suara.
----
Ya Allah, Maha Pelindung
Lindungi kami dalam genggammu
Ya Allah, Raja Manusia
Tak ada yang sekuat menembus hati dan pikiran manusia kecuali kehendak dari engkau.
Kami memohon perlindungan dengan penuh kepasrahan dan ketidakmampuan mengendalikan apapun seperti dalam Surat An-Naas.
Komentar
Posting Komentar
PINERANG BLOG
TERBIT SEMAMPUNYA SEJAK 2008